SMKN Nusawungu Gelar Sosialisasi Teaching Factory Program Bantuan Pemerintah Teaching Factory Skema Reguler Tahun 2025

Nusawungu, 16 September 2025 – SMKN Nusawungu menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Teaching Factory Program Bantuan Pemerintah Skema Reguler Tahun 2025, yang berlangsung di Aula SMKN Nusawungu dengan dihadiri oleh seluruh Bapak/Ibu Guru.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars SMK yang dipimpin oleh Ibu Yeni Aryani, S.Si, serta pembacaan doa oleh Bapak Syaiful Anwar A, S.Pd. Selanjutnya, Kepala SMKN Nusawungu, Ibu Sri Windiarti, S.Pd., M.Pd., memberikan sambutan sekaligus mengapresiasi terlaksananya program yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

Pada sesi utama, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X, Bapak Sulikhin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan sosialisasi mengenai konsep Teaching Factory (Tefa). Beliau menegaskan bahwa tujuan pendidikan SMK sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3 adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta bertanggung jawab.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa Teaching Factory merupakan model pembelajaran berbasis produk barang maupun jasa, melalui kolaborasi sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri (DU/DI). Tefa dijalankan dengan prinsip efisiensi, efektivitas, keterpaduan, serta kerja sama yang erat dengan industri sehingga dapat menghasilkan lulusan yang kompeten sesuai kebutuhan dunia kerja. Pada kesempatan tersebut, beliau juga menekankan pentingnya kedisiplinan ASN dalam menaati aturan dan menjauhi larangan.

Selain itu, hadir pula narasumber dari PT Usaha Karya Cilacap, Bapak Masngudi, yang memberikan materi mengenai pembelajaran berbasis Teaching Factory. Dalam pemaparannya, beliau menceritakan tentang budaya kerja di perusahaan serta menekankan pentingnya pembiasaan etos kerja profesional sejak di bangku sekolah.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi lain-lain serta penutup. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh guru SMKN Nusawungu dapat mengimplementasikan Teaching Factory dalam proses pembelajaran, sehingga semakin mendekatkan siswa dengan budaya kerja industri dan mempersiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja.

Previous
Next

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buka Chat
Halo👋
Ada yang bisa kami bantu?