KOMITMEN DPTM UNY MEMBANGUN SDM YANG UNGGUL DI BIDANG PENGECORAN DI SMK NEGERI NUSAWUNGU CILACAP

Misi ke empat dari Asta Cita adalah pembangunan SDM Unggul, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui sains, teknologi, pendidikan, dan kesehatan. Terkait hal ini, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui program pengabdian kepada masyarakat (PkM) memberdayakan guru-guru SMK Negeri Nusawungu Cilacap agar mampu membuat pola untuk pengecoran pasir (SC) memanfaatkan 3D printing. Tim pengabdi Prodi Teknik Manufaktur DPTM FT UNY yang terdiri dari Prof. Dr. Tiwan, ST., MT., Prof. Dr. Eng. Ir. Didik Nurhadiyanto, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng., Arianto Leman Soemowidagdo, M.T., dan Dr. Henny Pratiwi, S.T., M.Eng. membimbing guru-guru SMK Negeri Nusawungu menjadi agen pembangunan SDM unggul melalui pendidikan.

Rangkaian program PkM dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah X Jawa Tengah, Maryanto, S.Pd, M.Sc., disaksikan oleh Kepala SMK Negeri Nusawungu, Parwoto, S.Pd, M.Pd, dan Kepala Departemen Pendidikan Teknik Mesin (DPTM), Prof. Dr. Ir. Sutopo, M.T. Pada kesempatan tersebut, Maryanto menyampaikan besarnya potensi kompetensi pengecoran logam dalam mendukung kebutuhan dunia industri. Beliau juga berharap lulusan SMK semakin kompeten sehingga mampu menghapus stigma bahwa SMK menjadi penyumbang angka pengangguran tertinggi. Setelah pembukaan, satu unit 3D printer diserah terimakan oleh Sutopo kepada Parwoto disaksikan oleh Maryanto. Kemudian kegiatan dilanjutkan pelatihan pemanfaat CAD 3D dibidang pengecoran, pelatihan 3D printing, pelatihan membuat pola, dan pembuatan produk pengecoran. Seluruh rangkaian kegiatan diikuti oleh 20 orang guru. Kegiatan diakhiri dengan uji kompetensi bidang pengecoran oleh TUK 074 LSP-LMI. Enam orang mahasiswa yang terlibat kegiatan ini, Arif Putra Effendy, Muhammad Surya Madani, Reza Alwi Pangestu, Fatmi Maharanti, Fatta Taqiya Manggala, dan Royan Wahyu Widodo melalui program konversi Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Parwoto berharap dengan beradayanya guru-guru dalam membuat pola untuk SC benar-benar dapat meningkatkan kompetensi dan kualitas lulusan SMK Negeri Nusawungu. Lebih lanjut, kesinambungan pembinaan SMK Negeri Nusawungu oleh DPTM tetap terjaga, khususnya dalam pengembangan mata pelajaran pengecoran, papar Parwoto. Peningkatan kompetensi guru-guru dibidang pengecoran ini menumbuhkan gairah SMK Negeri Nusawungu untuk terus berkembang menjadi SMK yang unggul di daerah Cilacap, Jawa Tengah. Terkait hal tersebut, Sutopo menegaskan komitmen DPTM untuk membina SMK Negeri Nusawungu dalam mengembangkan kompetensi di bidang pengecoran dan berharap SMK-SMK lain juga mengembangkan kompetensi di bidang pengecoran bagi siswa-siswanya.

Previous
Next

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buka Chat
Halo👋
Ada yang bisa kami bantu?