
Cilacap, 4 September 2025 – SMK Negeri Nusawungu resmi menjadi salah satu sekolah penerima Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pertamina (Persero) melalui inisiatif Sekolah Energi Berdikari (SEB). Program ini mendukung pemanfaatan energi bersih dengan memberikan bantuan paket teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 3,3 kWp serta baterai 5 kWh.
Dengan hadirnya fasilitas ini, sekolah diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional, sekaligus mendorong efisiensi biaya operasional. Selain itu, penggunaan PLTS berkontribusi pada pengurangan emisi karbon, sejalan dengan komitmen pemerintah menuju Net Zero Emission (NZE) tahun 2060.
Program SEB sendiri telah diluncurkan Pertamina sejak 2023. Hingga 2024, program ini telah menjangkau 11 sekolah dan lebih dari 5.135 siswa di seluruh Indonesia. Total kapasitas PLTS yang sudah dipasang mencapai 33 kWp, dengan dampak pengurangan emisi sekitar 42 ton CO₂eq per tahun.
Selain menyediakan infrastruktur energi terbarukan, Pertamina juga menghadirkan berbagai kegiatan edukasi di sekolah, seperti upcycling expo, pengolahan limbah organik dengan maggot, penanaman pohon, hingga kampanye budaya energi bersih. Tujuannya adalah menanamkan literasi energi dan kepedulian lingkungan sejak dini di kalangan pelajar.
Pada 2025, Pertamina memperluas jangkauan SEB ke beberapa sekolah tambahan, termasuk SMK Negeri Nusawungu. Kehadiran program ini diharapkan tidak hanya memperkaya sarana pembelajaran berbasis teknologi energi terbarukan, tetapi juga membentuk generasi muda yang peduli lingkungan serta siap menghadapi tantangan transisi energi masa depan.
